Info FBM


Seremonial penerimaan mahasiswa baru di sebuah lembaga pendidikan menjadi momen awal lembaga tersebut berkomitmen kepada orang tua mahasiswa untuk memberikan pendidikan dan bimbingan terbaik bagi anak-anak mereka yang kelak dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Lembaga pendidikan yang baik akan menghasilkan peserta didik yang baik bila memiliki stakeholder yang baik dengan perencanaan yang baik pula ditambah proses yang baik juga. Dengan demikikan, jika salah satu unsur tersebut hilang, maka misi ISBI Bandung dalam membangun  sumber daya manusia unggul dan kompetitif akan sulit digapai. 

Dosen Wali sebagai salah satu stakeholder lembaga yang berperan untuk membimbing dan bertanggungjawab atas sejumlah mahasiswa dalam hal memberikan konseling akademik dan non akademik. Tujuannya adalah membantu dan mengarahkan mahasiswa dalam menyelesaikan studi sesuai dengan ketentuan sehingga mahasiswa dapat mengembangkan potensi dirinya dan memperoleh hasil yang optimal. Seorang dosen wali yang memaksimalkan peran dan fungsinya dapat memberikan dampak positif yang sangat besar bagi mahasiswa. Dosen wali yang tidak peka dan tidak acuh terhadap apa yang dialami oleh mahasiswanya baik dalam perkuliahan maupun diluar perkuliahan dapat mengakibatkan mahasiswa tidak mau berkonsultasi dengan dosen saat menghadapi masalah baik secara akademik maupun non akademik. Bahkan banyak kasus yang terjadi dimana mahasiswa berprestasi secara akademik tiba-tiba menghilang, tidak mengikuti perkuliahan atau ujian. Saat permasalahan sudah kritis barulah dosen wali turut sibuk dan kewalahan menghadapinya. 

Untuk meminimalisir permasalahan tersebut, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) bersama Fakultas Budaya dan Media (FBM) ISBI Bandung menyelenggarakan Seminar Peningkatan Kapasitas Dosen Wali yang diikuti oleh Dekan, Wakil Dekan, para dosen dan tenaga akademik FBM ISBI Bandung di Ruang Teori I Lt. 2 Ged. FBM (30/10/2019). 

“Jika kita bekerja dengan cinta akan menjadikan kita berenergi, kemudian mempunyai rasa kepemilikan terhadap lembaga dan mahasiswa yang dibimbing akan menjadikan kita membantu mereka dalam menyelesaikan permasalahannya, dan turut serta aktif dalam peranan yang ditugaskan akan menumbuhkan rasa tanggung jawab pada diri kita sehingga kita menjadi makhluk yang peka, empati dan peduli khususnya pada mahasiswa kita baik dari segi akademik maupun non akademik mereka,” tutur Beben Barnas, M.Pd. sebagai narasumber.

Dosen wali dituntut menjadi motivator yang memiliki kekuatan, kemauan dan keyakinan yang besar dalam mengarahkan mahasiswa hingga mempunyai sikap dan perilaku yang baik dalam belajar, mengembangkan kebebasan dan kemandirian akademik dan non akademik mereka.

“Bangun dan jalinlah komunikasi yang baik, efektif dan harmonis antara dosen wali dan mahasiswa yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi mereka. Jangan jadikan mahasiswa sebagai kertas kosong yang tidak tahu apa-apa akan tetapi anggaplah mereka kertas yang sudah tercoret dengan ilmu yang mereka miliki, hargai dan dengarkan pendapat mereka,” paparnya.

Seminarpun ditutup dengan “Jargon” FBM ISBI Bandung yang baru:

FBM “ Spirit Film”
FBM “Jiwa Antrop”
FBM “Pasti Bisa”

 

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Musik Bambu

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Biro Akademik dan Umum

SIMPT